| Angel Assault Behind The Scene |
|
|
|
| Written by Administrator | ||||||||||||||
| Monday, 03 January 2011 23:08 | ||||||||||||||
|
There are no translations available.
Banyak karya fotografi yang dibuat tanpa rencana yang matang, biasanya kita menyebutnya dengan tema sungai mengalir. Artinya saat pemotretan kita terus memutar pikiran kita, Bagaimana posenya ? Bagaimana gayanya ? Backgroundnya apa ? dll. Sebagian dari foto tanpa konsep mungkin saja bisa tampil baik. Pada Foto yang berkonsep ala Anril Photography yang selanjutnya kita sebut sebagai Concept by Anril, , sang fotografer sudah merencanakan dengan matang seluruh unsur foto dari mulai tata busana / costum, make up, pemilihan lokasi, pose, alur cerita, property yang digunakan, penataan lighting, sampai perencanaan olah digital, dan unsur-unsur pendukung lainnya. Tentu saja foto berkonsep butuh modal operasi yang relatif lebih besar dibanding foto tanpa konsep, ini yang seringkali menjadi kendala bagi seorang fotografer untuk membuat foto yang terkonsep dengan baik. Pada blog ini, kami akan mengupas tuntas 'behind-the-scene' sesi pemotretan 'angel assault' karya kami di akhir tahun 2009.
LATAR BELAKANG CERITA Terinspirasi dari beberapa film dan game komputer, saya tuangkan cerita sederhana dimana tiga orang cewek jagoan yang tergabung dalam sebuah task-force untuk membebaskan sandera yang ditawan oleh sekawanan teroris di kawasan hutan yang jauh dari keramaian kota. Oleh karena itu kami pilih lokasi di kawasan hutan pinus Lembang tak jauh dari kota Bandung. Untuk mewujudkan photo-shoot tema tersebut, kami memilih tiga model yaitu Stanny, Winny, dan Liesna. Untuk memperkuat konsep foto, kamipun menekankan karakter yang berbeda kepada tiga angel ini. Stany kami gambarkan sebagai wanita yang cerdas pimpinan task-force ini, oleh sebab itu dari foto-foto kami terlihat Stanny dominan di posisi terdepan sebagai komandan. Liesna ditokohkan sebagai wanita lincah dan gesit dengan kemampuan menembak yang baik, oleh sebab itu terlihat Liesna selalu memegang senapan jenis Sub-Machine-Gun. Sedangkan untuk Winnie digambarkan sebagai tokoh anggota tugas yang paling 'girly' namun memiliki kemampuan menembak yang baik juga, oleh sebab itu dia terlihat sedang dandan pada salah satu seri foto ini.
EQUIPMENT Peralatan yang kami gunakan adalah sbb: KAMERA: Nikon D200, Nikon D300
SCENE 1 - THE PREPARATION Ini adalah Skenario Pertama yang menggambarkan persiapan sang ANGEL untuk melakukan penyerbuan. Kami gambarkan sang Angel baru terbangun dari tidurnya di BASECAMP titik terdekat dengan lokasi tempat musuh berada. Kami menggunakan multi-lighting untuk menciptakan ambient light yang sesuai dengan yang kita kehendaki.
SCENE 2 - LETS ROCK AND ROLL Skenario selanjutnya adalah proses perjalanan ke lokasi musuh. Kali ini tim fotografer mendapat support dari salah seorang rekan yang rela meminjamkan mobil WRANGLERnya untuk dipakai foto.
SCENE 3 - ENEMY SPOTTED Skenario berikutnya adalah, dimana sang pimpinan Stanny berhasil menemukan lokasi titik musuh. Secara hati-hati dia mengamati, sambil menunggu moment yang tepat untuk menerobos masuk.
SCENE 4 - THE AMBUSH Inilah skenario inti dari pemotretan ini, dimana menggambarkan suasana penyerbuan langsung ke lokasi markas musuh. Kami menggambarkan seluruh Tim sedang menerobos masuk sambil berhati-hati menangkal serangan musuh yang bisa sewaktu-waktu menyerang. Digambarkan hujan turun dengan lebatnya disertai badai petir saat penyerbuan tersebut berlangsung. Kami mengambil foto ini disebuah gubug kecil ditepi hutan Cikole Lembang.
SCENE 5 - HOSTAGE FOUND Sebagai penutup dari foto seri ini, Sang ANGEL akhirnya berhasil menemukan sandera yang ditawan oleh teroris dan berhasil membebaskannya. Terlihat sang pimpinan Stanny sedang memeriksa keadaan tawanan, sementara Liesna tetap bersiaga kalau-kalau musuh tiba-tiba menyerang.
PENUTUP Demikian blog singkat mengenai BEHIND-THE-SCENE Angel Assault, semoga tulisan kecil ini bisa berguna bagi kita semua. Kami sadar bahwa karya-karya kami masih jauh dari sempurna, bila anda memiliki ide, saran atau masukan, bersedia menjadi volunter model, atau bahkan memiliki ide untuk konsep selanjutnya, mohon tidak sungkan untuk menghubungi kami di This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it .
|
||||||||||||||
| Last Updated on Wednesday, 05 January 2011 20:53 |



















